RSS

KEMUDAHAN TIDAK SELAMANYA BAIK


Yeremia 18:1-17

Apabila bejana, yang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya. (Yer. 18:4)

Apa yang Anda doakan untuk anak Anda? Meminta perlindungan, kemudahan, dan berkat yang melimpah untuk anak Anda? Saya sepakat dengan Anda. Tidak ada satu pun orang tua yang menginginkan anaknya hidup susah. Namun, kita mungkin lupa bahwa kemudahan, fasilitas, dan pemanjaan dapat membuat seseorang kehilangan daya juang dalam menghadapi dunia nyata dengan segala tantangan dan kesulitannya.

Jenderal Douglas MacArthur adalah panglima perang pasukan AS dalam Perang Dunia II. Jenderal MacArthur mengajarkan kita bahwa hal yang membuat seseorang berhasil dalam hidupnya bukan karena diberi berbagai kemudahan, tetapi karena memiliki keberanian, keuletan, disiplin, dan kejujuran dalam menghadapi tantangan. Maka doa MacArthur untuk anaknya sebagai berikut: “Ya, Tuhan, saya mohon supaya anak saya jangan dibawa ke jalan yang mudah dan lunak, melainkan ke jalan yang penuh desakan, kesulitan, dan tantangan. Didiklah anak saya supaya ulet berdiri di atas badai. Bentuklah anak saya menjadi manusia yang hatinya jernih, yang cita-citanya luhur, anak yang sanggup memimpin dirinya sebelum sanggup memimpin orang lain. Dengan demikian, saya, ayahnya, akan memberanikan diri untuk berbisik, ‘Hidup saya ini tidaklah sia-sia.’ Amin.”

Bagaikan tukang periuk Tuhan membentuk orang percaya. Prosesnya tidak mudah dan menyakitkan, namun kelak tanah tak berharga menjadi mulia.

Kenyamanan dan fasilitas dapat menumpulkan daya juang Anda, waspadalah!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: